
Pagi itu adalah pagi yang tidak mungkin dilupakan oleh Hercule Poirot. Pagi ketika ia tidak mampu merasa lebih unggul daripada orang lain dalam hal apa pun. Pendeknya, pagi itu ia berkunjung ke Mr. Morley, dokter giginya. Sore harinya pun tak terlupakan. Mr. Morley ditemukan mati tertembak. Penyidikan kasus itu melalui pasien pasien lain melibatkan Poirot dengan seorang bankir kaya, seorang Yunani misterius yang tidak menyenangkan, seorang pemuda Amerika yang garang dan bertampang pembunuh, serta mantan aktris dengan sepatu bergesper yang menjadi pusat perhatiannya.
No posts about this book yet. Be the first in the app!
Read it in the app
Highlight, save quotes, share what you read